Teks Khutbah Jum'at Bulan Rabiul Awal Tentang Menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw 2019

Teks Khutbah Jum'at Bulan Robiul Awal Tentang Menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw 2019 - Bulan rabiul awal atau sebagian besar umat islam menyebutkan juga dengan panggilan maulud adalalah bulan di mana menjadi waktu yang begitu bersejarah serta tidak mungkin akan bisa di lupakan begitu saja hingga akhir jaman sekalipun. Kenapa? karena sesungguhnya pada bulan ini telah di lahirkan seorang untusan allah yang membawa seluruh umat pada kebenaran dan membimbing manusia pada kebaikan yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul awal tahun Gajah menurut sejarah yang masyhur.

Ketika bulan rabiul awal datang, umat islam di seluruh dunia akan merasa bangga sekali serta mereka menyambutnya dengan berbagai rasa suka ria dan mengisi bulan ini dengan amalan kebaikan mulai mengadakan pengajian khusus untuk membahas kelahiran nabi dan sifat baginda nabi saw hingga membagikan atau mengeluarkan banyak shadaqah dan menyantuni fakir miskin dan anak yatim serta masih banyak lagi yang lainnya.

Memang tidak bisa di pungkiri, bahwa bulan rabiul awal ini sudah patutnya di kenang dan selalu di sambut dengan baik karena di dalam bulan ini telah terjadi banyak peristiwa besar yang berhubungan langsung dengan perjuangan agama islam. Sehingga apabila terus di budayakan dan di kenalkan kepada anak cucu serta umat islam lainnya, maka bisa menumbuhkan keimanan dan kecintaan dia lebih kuat terhadap nabi dan agamanya.

Teks Khutbah Jum'at Bulan Rabiul Awal Tentang Menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw 2019

Begitu juga bagi seorang khotib yang di berikan tugas untuk menyampaikan khutbah singkat pada jum'at bulan rabiul awal, maka sepatutnya untuk mengambil judul yang berhubungan misal seperti kelahiran baginda nabi, atau peristiwa penting lainnya. Tujuannya agar menjadi pengingat bagi mereka bahwa nabi di lahirkan pada bulan ini, serta menjadi sejarah yang bisa menumbuhkan kecintaan kepada beliau.

Memang tidak bisa di pungkiri membawakan pembahasan khutbah atau misalnya pidato. merangkai kata agar bisa mudah di pahami jamaah bisa di bilang cukup sulit apabila tidak di memiliki keahlian dalam berbicara atau bahasa. Oleh karena itu kami di sini mencoba untuk mempasilitasi, mudah-mudahan saja bisa di terima dan di jadikan oleh para khatib di jumat ini, silahkan ambil dan sampaikan.

اَلْـحَمْدُ للهِ الّذِي أَرْسَلَ رسُولَهُ بِالْـهُدَى وَدِيْنِ الْـحَقّ لِيُظْهِرَهُ عَلى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيدًا ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إلهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، إِقْرَارًا بِهِ وَتَوْحِيدًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه لاَ نَبـِيَ بَعْدَهْ، اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آله وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا مَزِيْدًا. أمّا بعد, فياأيها الْمسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل فقد فاز الْمتقون.
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحـمن الرحيم. يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ آمنُوا اتَّقُوا الله وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدْ واتقوا الله إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِـمَا تَعْمَلُوْنَ.

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di ridai Allah

Pada kesempatan yang mulia ini, melalui mimbar khutbah jum'at ini, saya berwasiat kepada diri saya peribadi dan kepada para jamaah sekalian, marilah terus menerus berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada allah swt, dengan menunaikan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Dan marilah kita selalu meningkatkan kewaspadaan dalam kehidupan ini, agar kita tidak terseret oleh rayuan setan dan bujukan nafsu yang akan menggelincirkan kita kepada kehinaan dan kenistaan. Karena dengan iman dan taqwa kita akan mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan yang besar di dunia dan akhirat. Kita tingkatkan kecintaan dan kesadaran kita terhadap anak-anak yatim, agar kita termasuk orang yang bisa bersama nabi muhammad saw di dalam surga allah swt kelak di hari kemusian, Amiin.

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di ridai Allah

Rosululloh saw adalah orang yang paling berjasa kepada kita, sebab tersebab beliau kita berada pada jalan yang lurus, jalan keselamatan yaitu dinul islam. Di gambarkan dalam Al-Qur'an bahwa manusia sebelum di utusnya beliau telah berada di tepi bibir jurang neraka, lalu sebab di utusnya beliau dapat di selamatkan.

وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

WA'TASIMU BIHABLIL LAAHI JAMI'AAN WALAA TAFARROQUU WADKURUU NI'MATALLOHI 'ALAIKUM IDKUNTUM A'DAAN FA ALLAFA BAINA QULUUBIKUM FA ASBAHTUM BINI'MATIHII IKHWAANAN WAKUNTUM 'ALAA SYAFAAHUFROTIN MINAN-NAARI FA ANGQODAKUM MINHAA KADAALIKA YUBAYYINUL LLAAHU LAKU AAYAATIHII LA'ALLAKUM TAHTADUUNA (QS.Ali-Imran:103)

Artinya : Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama allah dan janganlah kamu bercerai berai dan ingatlah akan nikmat allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka allah mempersatukan hatimu lalu menjadilah kamu karena
nikmat allah orang-orang yang bersaudara dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu allah menyelamatkan kamu dari padanya, demikian allah menerangkan ayat-ayatnya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk (Qs.Ali-Imran:103)


Sebagai seorang nabi, beliau sangat sayang dan tidak tega terhadap umatnya berada dalam kenistaan dan kesesatan, Beliau berjuang keras demi keselamatan umatnya samapai menjadi umat yang terbanyak dan paling dahulu masuk surga dari pada umat-umat yang lain. Sekalipun beliau nabi terakhir.

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

LAQOD JAA AKUM ROSUULUM-MIN ANGFUSIKUM 'AZIIZUN 'ALAIHIMAA 'ANITTUM HARIISUN 'ALAIKUM BIL MU'MINIINA ROUFUR ROHIIM

Artinya : Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rosul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan)bagimu, amat belas kasih lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin (QS.At-Taubat:128)

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di ridai Allah

Beliau adalah seorang rosul yang paling agung dan mulia di antara para rosul lainnya, Anugrah dan kenikmatan allah yang paling besar di berikan kepada hambanya adalah berupa di utusnya nabi muhammad saw, hal ini sebagai mana di nyatakan dalam firman allah swt :

لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

LAQOD MANNALLOHU 'ALAAL MU'MINIINA ID BA'ASA FIIHIM ROSUULAM MIN ANGFUSIHIM YATLU 'ALAIHIM AAYAATIHII WAYUJAKKIIHIM WAYU'ALLIMUHUMUL KITAABA WALHIKMATA WA INGKAANUU MINGQOBLU LAFII DOLALIM-MUBIININ

Artinya : Sesungguhnya allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika allah mengutus di antara mereka seorang rosul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat allah, membersihkan jiwa mereka dan mengajarkan kepada mereka al-kitab dan al-hikmah. Dan sesungguhnya sebelum kedatangan nabi itu mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata (QS.Ali-Imran:164).

Rosululloh saw telah memenuhi hati orang mukmin dengan keimanan, keyakinan dan hikmah, menancapkan dasar-dasar keadilan sosial, kasih sayang dan kedamaian, sehingga meniscayakan timbulnya rasa cinta. Dan sebagai orang yang tahu balas budi tentu dengan sendirinya orang yang paling kita cintai adalah rosululloh saw. Nabi Saw Pernah bersabda Yang artinya :

"Dari annas bin malik, ia berkata bahwa rosululloh saw bersabda, Tidaklah beriman secara benar dan sempurna seseorang di antara kalian sehingga aku lebih di cintai olehnya dari pada kecintaannya terhadap anak dan orang tuanya, serta kepada manusia semua (HR.Muslim).

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di ridai Allah

Kecintaan kepada nabi saw, haruslah di aktualisasikan dalam bentuk sikap dan perbuatan dengan meneladani dan mengikuti sunnah beliau, karena ujung dari rasa cinta itu adalah peningkatan kualitas diri dalam pengamalan ajaran agama islam yang beliau ajarkan. agar kita kelak mendapat syafaa'at beliau dan bersamanya di dalam surga.

Allah swt berfirman:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

QUL INGKUNTUM TUHIBBUUNAL-LLOHA FATTABI'UNII YUHBIBKUMULLOHU WA YAGHFIRLAKUM DUNUUBAKUM WALLOHU GHOFURRUROHIIM

Artinya : Katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai allah, ikutilah aku, niscaya allah mengaasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (QS.Ali-Imran:31)

Di sebutkan dalam sabda nabi yang di riwayatkan oleh sahabat Anas Bin Malik, bahwa beliau pernah bersabda"Barang siapa yang mencintai sunnahku, maka sungguh ia telah mencintai aku, dan barang siapa yang mencintai aku maka ia akan bersamaku di dalam surga".

Dalam hadist lain yang di riwayatkan oleh aisyah r.a. juga di sebutkan "Barang siapa yang mencintai rosululloh saw, tentu ia memperbanyak bershalawat kepada nabi saw, sebagai buahnya adalah memperoleh syafa'at beliau, dan dapat menyertai beliau di dalam surga.

Hadirin Ahli Jum'at Yang Di ridai Allah

Demikian khutbah yang saya sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan di sertai hidayah allah swt, sehingga ada guna dan manfaatnya, Dan mudah-mudahan kita tergolong orang yang mencintai nabi saw, dan akan masuk surga bersama beliau, amiin.

بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْأنِ الْكَرِيـْم وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِـمَا فِيْهِ مِنَ اْلاَياَتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْم وَتَقَبَّل الله مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ.

Teks di atas hanya sebatas rekomendasi untuk di jadikan panduan, sehingga apabila isi dari khutbah maulid nabi kurang begitu memuaskan pembahasannya menurut kalian, maka silahkan variasikan lagi masing-masing dalam bahasanya. Dari kami mohon maaf apabila banyak kekurangan dari ada yang ada dalam teks khutbah jum'at bulan rabiul awal tentang menyambut maulid nabi muhammad saw 2019 hikmah singkat padat dan jelas serta yang lainnya.